Kakimu, Auratmu

kaos kaki copy

Islam memiliki aturan, dan tata cara dalam melakukan setiap tindakan. Begitu pula dengan cara berpenampilan. Ada banyak artikel blog, atau catatan di media sosial yang membahas mengenai cara berpenampilan wanita. Pakaian syar’i yang dulu jarang dipakai, saat ini sudah menjadi pakaian sehari-hari, bahkan saat bekerja pun wanita menggunakan pakaian syar’i. Mereka menggunakan gamis panjang yang tidak terawang, dan tidak ketat.

Saat masih kecil, kita sering mendengar orang tua atau guru ngaji meminta kita untuk menggunakan jilbab dan baju panjang yang menutup aurat. Tahukah Anda jika kaki kita termasuk aurat? Lalu bagaimana solusi untuk menutup bagian kaki?
Diriwayatkan dari Aisyah R.A, beliau berkata, “Asma binti Abu Bakar pernah menemui Rasulullah dengan memakai pakaian tipis.
Maka Rasullah pun berpaling darinya dan bersabda “wahai Asma”, sesungguhnya seorang wanita itu jika sudah haidh (sudah baligh) tidak boleh terlihat dari dirinya kecuali ini dan ini, beliau menunjuk wajahnya dan kedua telapak tangannya.

Dan janganlah mereka memukulkan kaki mereka agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan (QS. An Nur: 31).

Kita dapat menutup kaki kita dengan menggunakan kaos kaki. Jika dulu kaos kaki hanya sedikit pilihan warna dan motifnya, saat ini terdapat berbagai macam warna dan motif yang menarik. Bahan yang biasa digunakan untuk pembuatan kaos kaki adalah katun, wool, acrylic, spandek, nylon, polyster, dan benang varia. Namun pada umumnya kaos kaki yang kita gunakan berbahan nylon spandek atau katun.
Kaos kaki sama seperti barang lain yang perlu diperhatikan agar tidak cepat rusak. Cara mencuci kaos kaki sebaiknya menggunakan detergen dan air dingin. Jangan menyikat kaos kaki, cukup dikucek saja. Setelah selesai mencuci, jemur kaos kaki dengan membalik bagian dalam kaos kaki, jemur dengan posisi yang benar, gantung kaos kaki bagian karet di atas. Setelah kering, simpan kaos kaki di tempat penyimpanan kaos kaki. Gunakan kaos kaki maksimal 2 hari agar tidak bau. Kaos kaki yang sudah dipakai sebaiknya diletakkan di atas sepatu.
Saat ini kita sering bertemu dengan muslimah yang sudah banyak mengenakan kaos kaki untuk menutup kakinya. Tujuannya tentu bukan hanya untuk menutup kaki karena takut belang atau terhindar dari sinar matahari, tapi untuk menutup auratnya (kaki).

Pemilihan kaos kaki yang benar untuk muslimah adalah memilih kaos kaki panjang, yang tidak hanya menutup bagian bawah kaki saja sehingga masih tampak terlihat kulit kita. Kaos kaki juga harus yang tebal dan tidak menerawang. Selain menggunakan kaos kaki, kita juga dapat memakai sepatu agar kaos kaki tidak cepat kotor. Perlu diingat jika penggunaan kaos kaki sebagai penutup aurat tidak dapat menggantikan gamis yang panjang sampai menutup kaki. Jadi jangan hanya memakai kaos kaki, tapi pakailah pula gamis yang sesuai dengan syariat.

Sudah punya kaos kaki?
Kaos kaki tebal dan tidak terawang?

Kami menyediakan kaos kaki dengan motif dan warna yang menarik. Segera kunjungi web kami di www.la-vietabutiq.com

Novita Ariestanty

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *